Bid’ah-bid’ah Ibrahim bin Amir Ruhaili dalam Kaidah Takfir – Dr. Abdullah Jarbu’

Bid’ah Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaili yang melarang secara mutlak pengkafiran terhadap orang yang belum tegak hujjah bagaimana pun kesesatan dan agamanya               Telah berlalu bahwa Al Jahidz berpandangan memberi udzur secara mutlak kepada siapa saja yang belum jelas baginya jalan kebenaran dan tidak membangkang, seperti orang-orang jahil dan orang yang memiliki syubhat atau ijtihad dalam Read More

Sejarah Kebangkitan Bid’ah Al Jahidz dan Daud bin Jirjis (2)

Mazhab rusak ini telah menyeret para penulis kontemporer yang terjun ke dalam persoalan dhawabith takfir tanpa bekal bashirah tersebut kepada keburukan lain yang menunjukkan akan kegelapan hati. Yaitu mazhab mereka yang abstain dalam mengkafirkan mu’ayyan yang jahil dari para penyembah kuburan dan yang semisal mereka. Dan anggapan mereka bahwa para penyembah kuburan tersebut berada di Read More

Sejarah Kebangkitan Bid’ah Al Jahidz dan Daud bin Jirjis (1)

Kemudian lahir pada akhir kurun ke-14 hijriyah masyaikh dan da’i-da’i yang ingin membela kebenaran dan membantah kelompok takfiriyun dan tanduk-tanduk Khawarij. Tapi kebanyakan mereka tidak memiliki keahlian dalam ilmu syar’i sehingga tenggelam pada persoalan dhawabith-takfir dan udzur bil jahl tanpa bashirah. Mereka membenarkan syubhat-syubhat Daud bin Jirjis dan pengelabuannya dengan mengutip ucapan-ucapan Syaikhul Islam dan Read More

Barangsiapa mengatakan kepada saudaranya; ya kafir!…

Pertanyaan; Ada sebuah hadits bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda; “Barangsiapa mengkafirkan seorang muslim maka dia telah kafir” Maka apakah jika seseorang mengkafirkan muslim lainnya, orang yang mengkafirkan ini menjadi kafir dan murtad? Atau hadits ini sekedar menjelaskan jeleknya perbuatan mengkafirkan seorang muslim? Jawab; Hadits dengan redaksi tersebut saya tidak tahu kebenarannya saat ini, tapi Read More

Udzur bil Jahl Menurut Syaikh Utsaimin & Mengkompromikan Fatwa-fatwanya

Doktor Asy-Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al Manshur Al Jarbu’ hafidzhullah بسم الله الرحمن الرحيم Mengkompromikan fatwa-fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah tentang hukum pelaku syirik besar Pertama: Beberapa contoh fatwa-fatwa Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah yang secara tegas menyatakan kafirnya mu’ayyan (person) yang melakukan kesyirikan yang besar walau jahil. 1- Fadhilatus-Syaikh Read More

Memahami Hadits Orang yang Berwasiat Untuk Dibakar

بسم الله الرحمن الرحيم Memahami Hadits Orang yang Berwasiat Untuk Dibakar dan Sanggahan Kepada Para Pencela Diantara hadits yang sering dijadikan dalil dalam memberi udzur kepada pelaku kesyirikan yang jahil adalah hadits orang yang berwasiat kepada anak-anaknya agar membakar jasadnya. Haditsnya sebagai berikut;             Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam beliau Read More

Bid’ah Al Jahiz; yang memberi udzur kecuali kepada mu’anid (pembangkang)

[Saya katakan; seorang mu’anid / pembangkang adalah; seseorang yang telah jelas baginya kebenaran namun dia lebih memilih selain kebenaran.] Dr. Abdullah bin Abdurrahman Al Manshur Al Jarbu’ melanjutkan; Orang yang pertama menyelisihi pokok ini dan menyangka bahwa hujjah tidak tegak kecuali kepada mu’anid (pembangkang) dan bahwa orang jahil dan menakwil dan mujtahid yang belum jelas Read More

Persoalan Al Udzur bil Jahl dalam kitab Al Burhan Ad-Dzahir

Oleh; Dr. Abdullah bin Abdurrahman Al Manshur Al Jarbu’ Diantara persoalan akidah yang banyak diperbincangkan di zaman ini, dan dilakukan penelitian dan dibuat tulisan tentangnya oleh sebagian orang yang belum kuat pijakan ilmunya, kebanyakan mereka anak-anak yang baru tumbuh giginya, adalah persoalan; al udzur bil jahl dan dhawabith at-takfir. Hingga populer ditengah-tengah kebanyakan orang yang Read More

Dr. Abdul Aziz Ar-Rayyis Mengklaim Pendapatnya Sejalan dengan Para Imam

Dalam persoalan ini Dr. Ar-Rayyis mengklaim bahwa pendapatnya selaras dan sejalan dengan mazhab para imam. Dia juga banyak menukil dari mereka dengan nukilan yang terpotong dan memahaminya dengan takwilan yang tidak benar. Diantara perkataannya dalam hal ini adalah; “Nukilan sebagian perkataan-perkataan ahli ilmu tentang Udzur bil Jahl dalam perkara yang terang, bukan samar. Yaitu perkara Read More

Besarnya Toleransi Dr. Ar-Rayyis kepada Orang Musyrik

Dr. Ar-Rayyis besar toleransinya kepada orang musyrik. Si musyrik disisinya muslim sekalipun dia beribadah kepada berhala-berhala dan kuburan-kuburan, selagi itu semua dilakukan karena jahil. Apakah tempat tinggalnya di tengah-tengah muslimin atau jauh dari mereka. Berikut ini kutipan perkataannya; Membantah orang yang mengatakan; “Sesungguhnya pelaku kesyirikan apabila meninggal dunia tidak dishalatkan” ia berkata;   “Kita katakan; Read More