TAWASSUL DENGAN KEDUDUKAN DAN HUKUM SIMPATISAN KOMUNIS -Prof. Dr. Syaikh Abdullah Dumaiji

Tawassul dengan jah/kedudukan Prof. Dr. Syaikh Abdullah Dumaiji hafidzahullah ditanya; Fadhilatus-Syaikh, izinkan saya bertanya. Ada seorang penulis di negeri kami di bukunya dia menegaskan bahwa tawassul dengan jah atau kedudukan seperti ucapan, “Ya Allah dengan sebab kedudukan Syaikh Fulan terimalah doaku” penulis ini berkata bahwa doa seperti ini syirik besar! Tapi anehnya dia juga mengatakan Read More

Diutusnya Rasul dan diturunkannya Al Qur’an untuk Mengangkat Kejahilan

Tanya jawab bersama Samahatus-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Pertanyaan: Udzur bil Jahl secara umum apakah ada kaidah-kaidah dan pondasi-pondasi yang menopangnya. Kemudian apakah ia berlaku umum pada setiap waktu dan semua tempat? Dan apakah kejahilan diberi udzur pada masyarakat muslim secara umum dan masyarakat yang disitu ada orang Islam dan selain mereka? Wahai Samahatus-Syaikh, Read More

Cetakan Terbaru, Revisi Fatwa Dan Kejujuran Dalam Menginginkan Kebenaran

Pada tulisan kali ini, kami insyaa Allaah akan memberikan penjelasan atas sebagian kalangan yang menyalahgunakan fatwa asy-Syaikh Shalih dalam melakukan pembenaran faham mereka dalam permasalahan takfir mu’ayyan. Dimana fatwa asy-Syaikh Shalih yang dicatut oleh mereka termaktub pada karya beliau hafidzhahullaah yaitu Syarh Risalah ad-Dalail cetakan tahun 1426H, halaman 212: Pertanyaan: Apa perbedaan menghukumi dengan kekufuran atas amalan dan menghukumi individu tertentu dengan Read More

KENAPA KAMU TIDAK SEKALIAN KAFIRKAN PARA ULAMA SEPERTI FULAN DAN FULAN?

Jawaban Asy-Syaikh Abdullah Jarbu’ hafidzahullah Pertanyaan: Saya membaca sebuah buku penulisnya menetapkan pendapat ada udzur karena kejahilan bagi siapa saja yang terjatuh ke dalam kesyirikan yang besar dalam perkara tauhid uluhiyah. Penulisnya berkata; Kami bertanya kepada pihak yang tidak memberi udzur dalam kesyirikan, apa hukum sebagian ulama yang tersamarkan atas mereka sebagian gambaran kesyirikan sehingga Read More

Pelaku Kesyirikan Tapi Muslim: Mungkin?

Berkata asy-Syaikh Sulaymaan bin Sahmaan rahimahullaah: “Termasuk perkara ma’lum minad diin bidh-dharurah bahwasanya Islam dan Kesyirikan merupakan dua kubu yang bertentangan dan membatalkan satu dengan yang lain. Islam dan Kesyirikan tidak akan berkumpul pada waktu yang bersamaan dan tidak akan pergi pada waktu yang bersamaan. Dan diatas ini, termasuk perkara yang mustahil terjadi, yaitu syubhat bahwa Read More

HUKUM UCAPAN “KESETIAAN UNTUK NEGERI”

Pertanyaan: Apa hukum seruan sebagian orang yang mengajak kepada wajib loyal kepada negara? Jawab: Segala puji hanya milik Allah. Yang wajib loyal kepada Allah dan rasul-Nya, dalam artian seseorang memberikan cinta dan bencinya karena Allah. Bisa jadi negerinya bukan negeri Islam, maka bagaimana dia loyal kepada negerinya. Adapun apabila negerinya islami, wajib atas dia menginginkan Read More

Mengenang Fatwa Ulama tentang Paham dan Kaum Sekuler

Sekularisme atau sekulerisme dalam penggunaan masa kini secara garis besar adalah sebuah ideologi yang menyatakan bahwa sebuah institusi atau badan negara harus berdiri terpisah dari agama atau kepercayaan. Sekularisme dapat menunjang kebebasan beragama dan kebebasan dari pemaksaan kepercayaan dengan menyediakan sebuah rangka yang netral dalam masalah kepercayaan serta tidak menganakemaskan sebuah agama tertentu. [https://id.wikipedia.org/wiki/Sekularisme] Berikut ini beberapa fatwa ulama yang bisa kami terjemahkan Read More

Apa Kata Syaikh Ibn Baz tentang Menyeru Jin atau Setan?

APA JAWABAN SYAIKH BIN BAZ SAAT DITANYA HUKUM BERDOA/MENYERU JIN/SETAN? Dari Abdul Aziz Ibn Baz kepada:….(fulan) semoga Allah menjaga keselamatannya. Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Merujuk kepada pertanyaan Anda yang diajukan kepada Idaratul Buhuts Ilmiyah Lil Ifta‘ No. 402 Tanggal 24/1/1407H dimana Anda bertanya tentang hukum berdoa/menyeru jin dan setan apakah dengan maksud atau tanpa maksud (melakukan kesyirikan -pentj) Read More

IBNU TAIMIYAH & HUKUM MENGHADIAHKAN PAHALA UNTUK MAYIT

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya di dalam Majmu’ Al Fatawa (24/324) tentang bacaan keluarga mayit, apakah sampai kepadanya? Seperti tasbih, tahmid, tahlil dan takbir apabila dihadiahkan kepada mayit, apakah pahalanya bisa sampai kepadanya atau tidak? Beliau menjawab: Bacaan keluarga mayit sampai kepada si mayit, tasbih mereka, takbir mereka dan semua zikir mereka kepada Allah, apabila mereka Read More

Orang Awam yang Melakukan Kesyirikan disebut Musyrik, berdasarkan Nas Qur’an & Sunnah [Syaikh Suhaimi]

Penanya berkata; Telah tersebar tasawwuf pada era belakangan ini. Dan diantara mereka ada yang awam. Musyrik tapi dia awam. Sepertinya dia bertanya tentag udzur bil jahl… Jawaban: Kita tidak mengatakan semua sufi musyrik, ini yang adil. Kami memandang bahwa tasawwuf adalah bid’ah secara umum. Tasawwuf tidak ada asal usulnya pada agama Allah Azza wa Jalla. Read More