IBNU TAIMIYAH & HUKUM MENGHADIAHKAN PAHALA UNTUK MAYIT

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya di dalam Majmu’ Al Fatawa (24/324) tentang bacaan keluarga mayit, apakah sampai kepadanya? Seperti tasbih, tahmid, tahlil dan takbir apabila dihadiahkan kepada mayit, apakah pahalanya bisa sampai kepadanya atau tidak? Beliau menjawab: Bacaan keluarga mayit sampai kepada si mayit, tasbih mereka, takbir mereka dan semua zikir mereka kepada Allah, apabila mereka Read More

Ibnu Taimiyah Merendahkan Istri Nabi!

Sikap Ahlussunnah Terhadap Ummahatul Mukminin (Istri-istri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam)   Istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah mereka yang diperistri oleh Nabi melalui jalan pernikahan. Jumlah mereka ada sebelas; Khadijah, Saudah, ‘Aisyah, Hafshah, Zainab binti Jahsy, Zainab binti Khuzaimah Ummu Salamah, Shafiyyah, Maimunah, Ummu Habibah, dan Juwairiyah. Merekalah yang disebut dengan Ummahatul Mukminin di dalam Read More

Tawassul, Syubhat Musyrikin Pertama

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang dua orang yang berselisih. Salah seorang berkata: Harus ada antara kita perantara dengan Allah Ta’aala, karena kita tidak mungkin sampai kepada Allah kecuali melalui perantara. Beliau menjelaskan: Apabila maksud dari ucapannya (ini), harus ada perantara yang menyampaikan kepada kita perintah Allah, maka ini benar. Karena makhluk tidak mengetahui apa Read More

Nasihat Ibnu Taimiyah akan Bahaya Hizbiyah

Wajib bagi para muallim (ustadz) bekerjasama diatas kebaikan dan ketakwaan seperti yang diperintahkan Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wasallam dalam sabdanya ((Perumpamaan mukminin dalam kasih-sayang dan sikap lemah lembut diantara mereka adalah seperti satu tubuh, apabila salah satu anggota tubuhnya merasakan sakit, semua tubuh ikut merasakan panas dan tidak bisa tidur)) HR Al Bukhari dan Muslim.   Read More

Cinta & Benci Antara Keadilan Ahlussunnah & Kesewenangan Ahlulbid’ah

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata:   Ketahuilah! Orang mukmin itu wajib (bagi kita) mencintai & menolongnya (wala’) walaupun ia mendzalimimu dan sewenang-wenang kepadamu. Sedangkan orang kafir itu wajib (bagi kita) memusuhinya (bara’) walaupun ia memberikan (pemberian) dan berbuat baik kepadamu.   Karena sesungguhnya Allah Ta’aala telah mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab agar agama/ibadah Read More