Kafir tapi Tidak Kafir?!

Pada penjelasannya terhadap kitab Kasyf Syubuhat Syaikh Shalih Fauzan Al Fauzan menerangkan akan pentingnya mempelajari tauhid dan bahwasanya seseorang bisa saja luput darinya perkara penting ini bagaimanapun kedudukan dia, sebagaimana luputnya perkara ini dari pengikut Musa Alaihissalam. Beliau merujuk kepada kisah para pengikut Musa yang minta kepada Musa untuk dibuatkan untuk mereka ilah seperti yang dimiliki oleh Read More

Setelah Akad Ketahuan Ternyata Wali atau Salah Seorang Saksi Penyembah Kubur

Pertanyaan: Apabila diketahui setelah akad qiran atas seorang gadis bahwa walinya atau salah seorang saksi musyrik penyembah kubur dan bertawassul kepada selain Allah dan menyembelih untuknya. Apakah akadnya harus diulang?   Jawab; Segala puji hanya miliki Allah, pertama; Tidak boleh berdoa dan menyembelih untuk selain Allah. Barangsiapa melakukan hal ini ia telah terjatuh kepada kesyirikan Read More

TADABBUR [Ust. Aan Chandra Thalib]

Di awal Al-Baqarah, Allah menjelaskan sifat orang kafir dalam dua ayat saja. Yaitu pada ayat ke enam dan ke tujuh. Namun katika menjelaskan sifat orang munafik, Allah menjelaskannya secara terperinci pada 12 ayat berikutnya. Ini sebagai isyarat bahwa orang-orang munafik jauh lebih berbahaya bagi kaum muslimin ketimbang orang – orang kafir. Oleh karena itu, pada Read More

Ibnu Taimiyah Merendahkan Istri Nabi!

Sikap Ahlussunnah Terhadap Ummahatul Mukminin (Istri-istri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam)   Istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah mereka yang diperistri oleh Nabi melalui jalan pernikahan. Jumlah mereka ada sebelas; Khadijah, Saudah, ‘Aisyah, Hafshah, Zainab binti Jahsy, Zainab binti Khuzaimah Ummu Salamah, Shafiyyah, Maimunah, Ummu Habibah, dan Juwairiyah. Merekalah yang disebut dengan Ummahatul Mukminin di dalam Read More

Orang Awam Rafidhah Kafir?

Pertanyaan: Salah seorang ikhwah mengingkari pengkafiran terhadap Rafidhah. Rafidhah yang dimaksud adalah mereka yang mengerjakan perbuatan kesyirikan seperti istighatsah dengan Husain dan ziarah serta haji ke kuburan-kuburan. Saudara kita ini berkata, -dia ini lebih senior dari saya dalam menuntut ilmu-; “Mengkafirkan keyakinan mereka tidak berarti mengkafirkan orang awamnya yang jahil dan tersesat disebabkan imam-imam mereka. Read More

Tidak Meyakini Kafirnya Orang yang Mencaci Allah, Rasul atau Islam!

Pertanyaan: Semoga Allah memberkati anda dan ilmu anda. Seorang penanya berkata, tampaknya pertanyaan ini dari pelajaran pagi. Dia berkata; Apa sifat yang layak diberikan terhadap orang yang meyakini orang yang mencaci Allah dengan sengaja tidak kafir, apa bisa kita bilang dia seorang murji’? Jawaban, oleh Fadhilatus-Syaikh Shalih As-Suhaimi: Tidak cukup baginya kalimat murji’, tidak cukup Read More

Syaikh Utsman Salimy: Jangan Main Boikot!

Pertanyaan: Seorang penanya dari Maroko berkata: Wahai Fadhilatus Syaikh, semoga Allah menjagamu. Para pemuda di tempat kami berselisih tentang perkara ada tidaknya udzur bil jahl (memberi toleransi karena jahil). Karena ada ikhwah yang mengingkari perselisihan yang terjadi diantara ulama…dan ikhwah lain yang memboikot pihak yang tidak memberi udzur karena kejahilan dengan alasan mereka telah terjatuh kepada Read More

Cukup Satu Kekafiran!

Sebagian orang menyangka bahwa muslim tidak menjadi kafir karena melakukan satu pembatal selagi masih mengucapkan syahadatain dan mengerjakan amalan-amalan dhahirah lainnya. Mereka meyakini bahwa orang kafir hanyalah orang yang terkumpul padanya sekian banyak unsur kekafiran seperti mendustakan Allah dan Rasul-Nya, menolak Al Qur’an, tidak percaya kepada hari kebangkitan dan kewajiban-kewajiban dhahirah lainnya sebagaimana kondisi musyrikin Read More

Hukum Memastikan Orang Kafir di Neraka

Pertanyaan 1: Apa aturan dalam perkara takfir mu’ayyan? Karena sebagian ulama mengatakan; Person tertentu tidak dikafirkan meskipun dia Yahudi sampai diketahui ia mati diatas kekufuran. Jawab: Ini ngawur, hanya kepada Allah kita berlindung. Orang kafir dikafirkan. Orangnya dihukumi sebagai kafir. Barangsiapa menampakkan kekufuran, ia dihukumi kafir. Barangsiapa menyekutukan Allah, ia dihukumi sebagai musyrik. Tapi tidak dipastikan masuk Read More

Hukum Meninggalkan Tauhid

Pada penjelasannya terhadap kitab Kasyf-Syubuhat Asy-Syaikh Shalih Alu Syaikh menerangkan tentang hukum orang yang meninggalkan tauhid, beliau berkata: Meninggalkan tauhid kembali kepada salah satu dari dua sebab atau kedua-duanya sekaligus pada sebagian keadaan: 1- Jahil terhadapnya. Dan kejahilan ini bisa disebabkan karena tidak ada yang memberitahu. Dan bisa karena berpaling tidak mau tahu. 2- Menolak Read More