NASIHAT SYAIKH UTSAIMIN RAHIMAHULLAH; REBUT KEMBALI AL QUDS!

Al Quds tidak mungkin direbut kembali kecuali atas nama Islam sesuai yang diamalkan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan para shahabatnya, sebagaimana firman Allah ﴿إِنَّ الْأَرْضَ لِلَّهِ يُورِثُهَا مَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۖ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ﴾ “Sesungguhnya bumi ini milik Allah. Dia akan mewariskannya kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba Nya. Dan akibatnya baik adalah milik Read More

Barangsiapa Mengkafirkan Seorang Muslim Dia Kafir?

Benarkah barangsiapa mengkafirkan seorang muslim maka dia kafir? Adapun ucapan: “Barangsiapa mengkafirkan seorang muslim maka dia kafir.” Jawabannya: Tidak seorang pun melainkan mengaku muslim, dan setiap ucapan memiliki hakikatnya sendiri-sendiri. Dan guru kami rahimahullah telah menerangkan pengertian pokok ajaran Islam yang menyeluruh. Beliau berkata: Pokok dan kaidah ajaran Islam ada dua:Beribadah kepada Allah semata tidak Read More

Apakah Setiap Muslim disebut Mukmin?

Tanya: Apa perbedaan antara orang yang beriman (mukmin) dengan orang yang berislam (mukmin). Dan apakah setiap muslim mukmin (beriman)?   Jawab: Segala puji hanya milik Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah dan kepada para pengikut beliau dan pada shahabat beliau. Amma ba’du; Perbedaan antara mukmin dengan muslim dibangun diatas perbedaan antara Islam Read More

Syaikh Utsaimin: Menamakan Orang Ini Sebagai Muslim adalah Kebodohan dari Yang Memberi Nama

Sebuah pertanyaan diajukan kepada Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah Pertanyaan: Apa nasib seorang muslim yang puasa, shalat dan zakat akan tetapi memiliki keyakinan terhadap para wali, yaitu yang dinamakan pada sebagian negeri-negeri Islam sebagai i’tiqad yang baik dan bahwa para wali bisa mencelakakan dan memberi manfaat.  Selain itu orang ini juga menyeru si Read More

Menilai Sesuai Yang Lahir

Diantara kaidah yang telah baku dalam ajaran Ahlussunnah, bahwa seseorang dinilai sesuai apa yang tampak darinya apakah ia muslim atau kafir. Oleh karenanya Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam mengingkari dengan keras Usamah Radhillah Anhu ketika ia membunuh seseorang setelah orang itu mengucapkan “Laa ilaaha Illallah”. Nabi mengatakan; Kenapa kamu bunuh dia setelah dia mengucapkan Laa ilaaha Read More

Menutupi Aib Orang yang Pantas

من ستر مسلما ستره الله في الدنيا والآخرة “Barangsiapa menutup-nutupi aib seorang muslim, Allah tutupi aibnya di dunia dan di akhirat.” Hadits.   Sitr yang disebutkan pada hadits adalah menutupi aib dan tidak membongkarnya. Akan tetapi manusia berbeda-beda dalam ketaatannya kepada Allah. Barangsiapa yang kehidupannya dikenal istiqamah, kemudian terjatuh kepada kemaksiatan, maka orang ini dinasihati Read More

Berhati-hatilah!

Berhati-hatilah dari mengeluarkan seorang muslim dari Islam dengan hanya mengandalkan pemahaman dan pandangan akalnya. Karena mengeluarkan seseorang dari Islam atau memasukkannya merupakan perkara agama yang besar. Maka perbuatan apa pun yang diperselisihkan ulama sebagai kekufuran, bentuk kehati-hatian adalah mengambil sikap abstain dan tidak tergesa-gesa, selagi tidak ada nash yang jelas pada perkara itu dari Nabi Read More

Menolong Orang Kafir Memerangi Muslimin

Termasuk pembatal keislaman adalah menolong orang kafir dan membantu mereka dalam memerangi muslimin Allah Ta’ala berfirman: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain.  Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi Read More

Beda Jihad Syar’i Dengan Aksi Teror!

Salah satu sebab maraknya aksi teror di banyak negeri adalah jauhnya ummat Islam dari tuntunan agamanya sendiri, utamanya tentang hukum seputar jihad. Sehingga bermunculan orang-orang yang membenarkan aksi-aksi biadab dan menyebutnya sebagai jihad. Padahal jihad adalah ajaran yang mulia dan agung di dalam Islam. Di sini kami akan ketengahkan pokok-pokok penting tentang jihad sebagai bekal Read More

Berapa Usiamu?

Seorang alim bertanya kepada seseorang: Berapa usiamu? Orang itu menjawab: 60 tahun. “Kamu sejak 60 tahun yang lalu berjalan menuju Allah dan sebentar lagi akan sampai” kata si Alim. “Innaalillaahi wa innaa ilaihi raaji’un” ucap orang tersebut. “Tahukah kamu apa arti ucapanmu itu?” Tanya si Alim. “Artinya: Aku hamba milik Allah dan kepada-Nya aku kembali”. Read More