Asy-Syaikh ‘Abdurrazzaaq: Kedudukan Syarat Laa ilaaha illaa Allaah Seperti Syarat Pada Ibadah yang Lain

Salah satu yang memudahkan kita dalam memahami hakikat “Laa ilaaha illa Allaah” adalah dengan memahami bahwa kalimat yang mulia ini memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi. Dan yang namanya syarat sebuah ibadah, maka tidak lah sah ibadah tersebut kecuali dengan memenuhi syarat-syarat tersebut. Berkata asy-Syaikh ‘Abdurrazzaq bin AbdulMuhsin al-Badr hafidzhahullaah: لاإله إلا الله لاتقبل إلا بشروط Read More

Bersyahadat Lalu Membatalkannya

Adapun perkara orang yang mengucapkan syahadat Laa ilaaha Illallah kemudian membatalkannya, apakah orang ini muslim? Yakni, misalnya ada seseorang bersyahadat dengan dua kalimat syahadat, kemudian dia menyembelih untuk penghuni kubur, bernazar untuk mereka dan beristighatsah kepada mereka, apakah orang ini muslim? Tidak, dia bukan muslim. Letak perselisihan pendapat ada pada: Apakah jika orang ini belum Read More

Syahadat Tanpa Amal, Tidak Cukup!

  Pada surat Syaikh Ishaq bin Abdurrahman bin Hasan Alu Asy-Syaikh kepada ikhwan, setelah beliau membawakan hadits Tsauban Radhiyallahu Anhu: ((Tidak datang kiamat sampai kabilah-kabilah dari ummatku bergabung dengan musyrikin dan sampai sekelompok ummatku beribadah kepada berhala)) Beliau berkata: Sungguh fitnah telah merebak ke tengah-tengah mereka dan ujian menjadi besar dan berhembus kerusakan kepada akidah-akidah Read More